Program edukasi investasi syariah mahasiswa kembali digelar di kampus vokasi Jakarta. MNC Sekuritas bersama Galeri Investasi Syariah Bursa Efek Indonesia di Politeknik Negeri Jakarta menyelenggarakan Sekolah Pasar Modal Syariah pada Kamis, 3 September 2026, dengan tema Building Smart Investors through Islamic Capital Market Literacy. Kegiatan ini relevan bagi pembaca di Medan yang menyaksikan minat gen Z terhadap instrumen halal terus tumbuh di Sumatera Utara.
Acara menghadirkan Sharia Business Development Bursa Efek Indonesia Wildan Syuruq serta Head of Education and Community Partnership MNC Sekuritas Andri Muharizal. Keduanya memaparkan dasar pasar modal berbasis prinsip Islam, mulai dari penapisan emiten hingga cara membaca risiko tanpa meninggalkan nilai syariah.
Tujuan edukasi di Galeri Investasi PNJ
Andri Muharizal menegaskan kolaborasi dengan GIS BEI PNJ dimaksudkan memperkuat peran galeri investasi sebagai jembatan dunia kampus dan industri. Menurutnya, PNJ merupakan mitra binaan MNC Sekuritas yang aktif menggelar kegiatan literasi. Edukasi diposisikan sebagai langkah awal membentuk investor muda yang tidak hanya mengejar imbal hasil, tetapi menimbang nilai dan prinsip pada setiap keputusan.
Pendekatan itu menjawab kebutuhan mahasiswa yang ingin berinvestasi namun masih ragu soal kesesuaian instrumen dengan keyakinan. Materi disesuaikan agar praktis, bukan sekadar teori di kelas.
Harapan jurusan akuntansi kampus vokasi
Ketua Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Jakarta Bambang Waluyo menyampaikan harapan agar edukasi pasar modal syariah terus diintensifkan. Ia menekankan inklusi keuangan perlu berjalan seiring dengan literasi agar mahasiswa tidak hanya membuka rekening efek, tetapi memahami produk yang dipilih.
Suara dari pihak kampus itu menegaskan posisi politeknik sebagai ruang praktik. Galeri investasi di PNJ dimanfaatkan untuk simulasi, diskusi kasus, dan pengenalan produk syariah yang diawasi otoritas terkait.
Materi yang dibawa ke forum mahasiswa
Forum SPM Syariah membedah cara membangun kebiasaan investasi cerdas lewat pasar modal Islam. Pembicara dari BEI menguraikan kerangka bisnis syariah di bursa, sementara perwakilan MNC Sekuritas menyoroti kemitraan edukasi dan komunitas. Mahasiswa diajak melihat investasi sebagai proses panjang yang membutuhkan disiplin, bukan spekulasi singkat.
- Penguatan peran Galeri Investasi Syariah di kampus
- Pemahaman prinsip dan nilai dalam keputusan investasi
- Sinergi inklusi dan literasi agar generasi muda lebih siap
Dengan format sekolah pasar modal, peserta mendapat ruang tanya jawab yang lebih terarah. Model serupa berpotensi diadaptasi komunitas kampus di kota lain, termasuk Medan, sepanjang mitra sekuritas dan BEI menyepakati kurikulum yang sama ketatnya soal kepatuhan syariah.
Makna bagi pembaca bisnis di Medan
Bagi pelaku usaha dan mahasiswa di Medan, gelaran di PNJ menjadi contoh bahwa literasi saham syariah bisa masuk kurikulum nonformal kampus. Minat produk halal di Sumatera Utara sering kali tinggi, namun pemahaman teknis pasar modal belum merata. Pola kemitraan sekuritas–galeri investasi–jurusan kampus seperti di Jakarta dapat menjadi rujukan inisiatif lokal tanpa menunggu program nasional berskala besar.
Kegiatan 3 September 2026 itu juga mengingatkan bahwa generasi muda butuh pendampingan berkesinambungan. Satu sesi SPM belum cukup; yang dibutuhkan adalah rangkaian edukasi, monitoring galeri, dan akses informasi riset yang mudah dipahami.
Secara keseluruhan, MNC Sekuritas menempatkan edukasi sebagai fondasi sebelum mahasiswa bertransaksi. Kolaborasi dengan GIS BEI PNJ dan dukungan jurusan akuntansi memperlihatkan arah yang sama: investor muda yang cerdas secara finansial sekaligus taat pada prinsip syariah. Perkembangan serupa layak dipantau pelaku pasar dan kampus di kawasan Medan sebagai bagian dari perluasan literasi nasional.
Sumber: Sindo News.