Pasokan listrik yang tak stabil masih menjadi kendala serius bagi layanan kesehatan di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Ketua Komisi C DPRK Nduga Gubuganus Kogoya, legislator Partai Perindo, menyerahkan bantuan genset untuk RSUD Elfrida Sara sekaligus mendorong perbaikan menyeluruh di rumah sakit rujukan utama wilayah tersebut. Langkah ini diambil setelah temuan lapangan memperlihatkan dampak langsung terhadap pasien dan tenaga medis.
Bagi pembaca di Medan dan Sumatera Utara, isu ketahanan fasilitas kesehatan daerah terpencil relevan dengan diskusi nasional soal pemerataan layanan publik. Meski geografisnya jauh, pola tantangan infrastruktur dasar—listrik, air, dan kesejahteraan nakes—sering muncul di banyak daerah, sehingga pemantauan legislatif lokal menjadi pelajaran tata kelola yang layak dicermati.
Temuan kunjungan kerja di RSUD Elfrida Sara
Gubuganus Kogoya menjelaskan, sejumlah persoalan mendasar teridentifikasi saat kunjungan kerja ke RSUD Elfrida Sara tiga hari sebelum keterangan disampaikan. Ia didampingi anggota Komisi C DPRK Nduga lainnya. Selain meninjau fasilitas, rombongan berdialog dengan pasien agar memahami dampak nyata di ruang perawatan.
Menurutnya, hampir di setiap ruangan tampak pola masalah serupa: keterbatasan alat kesehatan, minimnya fasilitas pendukung, serta tantangan penanganan medis. Kondisi itu dinilai mengganggu mutu pelayanan. Pada situasi darurat, kemampuan menolong pasien bisa terhambat bila daya listrik dan peralatan penunjang tidak memadai.
Genset sebagai respons cepat soal listrik
Penyerahan genset menjadi respons awal terhadap krisis pasokan listrik yang berulang. Rumah sakit rujukan membutuhkan daya yang andal untuk peralatan diagnostik, pencahayaan ruang tindakan, serta operasional unit gawat darurat. Tanpa stabilitas listrik, risiko gangguan layanan meningkat, terutama pada malam hari atau saat beban puncak.
Legislator tersebut menekankan bahwa bantuan peralatan hanya satu bagian dari rangkaian pembenahan. Kebutuhan oksigen dan air bersih juga masih menjadi perhatian. Kedua elemen itu bersifat mutlak bagi perawatan inap, tindakan bedah ringan, serta kebersihan lingkungan rumah sakit di wilayah pegunungan yang akses logistiknya terbatas.
Keluhan hak tenaga kesehatan yang menumpuk
Selain infrastruktur, Gubuganus menerima keluhan tenaga medis dan tenaga kesehatan terkait hak yang belum dipenuhi. Ia menilai persoalan kesejahteraan nakes berpotensi memengaruhi keberlangsungan pelayanan. Motivasi kerja, retensi personel, dan kualitas interaksi dengan pasien bisa menurun bila isu administratif dan hak normatif tidak diselesaikan.
Komisi C DPRK Nduga mendorong agar pemda dan pengelola RSUD menindaklanjuti temuan tersebut secara terukur. Inventarisasi alat, penjadwalan pemeliharaan genset, penjaminan stok oksigen, serta kepastian pembayaran dan fasilitas pendukung bagi nakes menjadi agenda yang saling terkait.
Arti penting pengawasan legislatif daerah
Kehadiran legislator di lapangan memperlihatkan fungsi pengawasan anggaran dan kebijakan daerah yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Di Nduga, RSUD Elfrida Sara berperan sebagai titik rujukan; kelemahannya berimbas pada rantai rujukan ke fasilitas lebih tinggi di luar kabupaten.
Transparansi tindak lanjut setelah serah terima genset akan menentukan apakah bantuan bersifat simbolik atau benar-benar memperkuat daya tahan layanan. Publik berhak mengetahui jadwal instalasi, uji fungsi, serta rencana pemenuhan oksigen, air bersih, dan hak nakes yang dijanjikan melalui saluran resmi pemerintah daerah.
- Stabilisasi listrik operasional RSUD melalui genset
- Percepatan pemenuhan oksigen dan air bersih
- Penyelesaian keluhan hak tenaga kesehatan
- Pemantauan berkala Komisi C DPRK Nduga
Secara keseluruhan, inisiatif Gubuganus Kogoya dan rekan-rekannya di Komisi C menandai upaya mengaitkan pengawasan legislatif dengan kebutuhan riil pasien. Keberhasilan perbaikan RSUD Elfrida Sara akan diukur dari berkurangnya gangguan layanan, kesiapan menghadapi kasus darurat, serta kepastian hak bagi mereka yang bertugas di garda depan kesehatan Nduga.
Sumber: Sindo News.