Perakitan mobil China Vietnam semakin meluas setelah pabrik Omoda & Jaecoo di Provinsi Hung Yen mengonfirmasi rencana produksi multi merek. Selain Jaecoo J5 yang baru diperkenalkan sebagai model perdana, lini perakitan setempat juga akan menggarap kendaraan bermerek Omoda, SUV iCAUR, hingga truk Chery. Bagi pembaca di Medan dan Sumatera Utara yang mengikuti pasar otomotif ASEAN, langkah ini menandai ekspansi basis produksi merek Tiongkok di kawasan.
Konfirmasi tersebut disampaikan dalam upacara peluncuran Jaecoo J5 di pabrik Omoda & Jaecoo Vietnam yang berlokasi di Kawasan Industri Hung Phu, Provinsi Hung Yen, dekat Hanoi. Acara itu menjadi momen pengungkapan portofolio yang lebih luas dari sekadar satu model SUV.
Usaha patungan Geleximco dan Chery di Hung Yen
Fasilitas otomotif ini lahir dari kerja sama Geleximco Group dengan Omoda & Jaecoo, merek yang berafiliasi dengan Chery. Vu Van Tien, Ketua dewan pendiri Geleximco Group, menegaskan bahwa pabrik tidak akan berhenti pada Jaecoo J5. Ia menyebut sejumlah model tambahan akan masuk jalur perakitan di masa mendatang.
Jaecoo J5 dicatat sebagai model pertama yang dirakit di lokasi tersebut. Pabrik diperkirakan mulai beroperasi pada 2026, sejalan dengan jadwal penyelesaian tahapan pembangunan yang telah digariskan para pemegang saham usaha patungan.
Daftar model yang akan dirakit
Selain Jaecoo J5, Vu Van Tien menyebut Omoda O4 dan C7 sebagai bagian dari rencana produksi. Pabrik juga akan menangani SUV bermerek iCAUR serta truk dengan merek Chery. Rincian jadwal peluncuran tiap model belum dipaparkan secara spesifik pada kesempatan yang sama.
Keberagaman portofolio menempatkan Hung Yen sebagai titik perakitan yang melayani segmen penumpang dan niaga ringan. Pendekatan multi merek ini umum dipakai produsen China untuk mengoptimalkan investasi pabrik di pasar ekspor dan regional.
Kapasitas pabrik dan jadwal operasional
Total kapasitas desain pabrik mencapai 120.000 kendaraan per tahun setelah seluruh fase pembangunan selesai. Konstruksi dimulai pada Oktober 2025, sehingga target operasi 2026 menjadi tonggak yang diawasi pelaku industri di Asia Tenggara.
Skala tersebut memberi ruang bagi beberapa merek berbagi jalur produksi tanpa harus membangun fasilitas terpisah. Efisiensi ini relevan bagi pemasok komponen dan jaringan distribusi yang menyesuaikan rantai pasok di kawasan.
Implikasi pantauan pasar di Medan
Meskipun perakitan berlangsung di Vietnam, tren merek China yang memperkuat basis ASEAN kerap diikuti konsumen dan pelaku usaha otomotif di Medan. Ketersediaan model sejenis di pasar domestik Indonesia, pola harga, serta opsi aftersales menjadi bahan perbandingan ketika pabrik regional menambah volume.
Pengamat lokal biasanya menyoroti apakah ekspansi kapasitas di negara tetangga berimbas pada pasokan unit, kompetisi fitur, atau strategi peluncuran di kota-kota besar Sumatera. Data resmi terkait volume ekspor ke Indonesia dari pabrik Hung Yen belum diumumkan dalam keterangan yang sama.
Secara keseluruhan, pengungkapan di Hung Yen memperjelas arah Omoda & Jaecoo Vietnam: tidak hanya satu model, melainkan rangkaian produk yang mencakup Omoda, iCAUR, dan truk Chery di atas fondasi kapasitas 120.000 unit per tahun. Jadwal operasi 2026 dan daftar model yang disebut Vu Van Tien menjadi rujukan utama untuk memantau perkembangan berikutnya.
Sumber: Sindo News.